Untuk Kamu Yang Menyerah Kuliah Sambil Kerja, Baca Ulasan Tips Ini!
ukan perkara yang mudah dalam membagi waktu antara kerja dan kuliah. Mengingat banyak sekali aktivitas yang hampir mustahil jika dilakukan bersamaan. Dalam kenyataanya, Anda pasti tidak memiliki waktu untuk sendiri lantaran terlalu sibuk menuntut ilmu di kampus dan bekerja di kantor.
Tak heran jika beberapa mahasiswa menyerah untuk melakukan keduanya dan hanya memilih salah satunya. Namun, bukan berarti hal sulit pertanda tak mungkin bisa dilaksanakan.
Anda tetap bisa sukses menjalani pekerjaan hingga meraih gelar sarjana dari kampus. Berikut tips dan trik dari mahasiswa yang bisa kuliah, kerja hingga memperoleh beasiswa S2.
1. Prinsip Hidup
Segala sesuatu jika sudah tau prinsipnya akan jelas tujuannya. Ingat-ingat lagi apa yang mendasari kita memilih kerja dan kuliah? Perkokoh argumentasi dalam diri sendiri jika prinsip mulai payah kembali.
2. Kesadaran Bahwa Belajar Itu Penting
Dalam pembukaan undang-undang dasar kita pun sudah ditulis, bahwa salah satu tujuan Indonesia merdeka adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Lalu bagaimana bisa mencerdaskan bangsa jika tak ada yang berusaha cerdas di negeri kita? Sudah saatnya kita sadar akan pentingnya pendidikan. Tak hanya untuk diri sendiri, namun ilmu yang mumpuni bisa disebar luaskan untuk berbagi.
“Yang membuat saya semangat belajar, karena saya ingin hidup saya lebih berarti. Saya ingin berbagi. Jika saya ingin berbagi namun saya malas belajar, lalu apa yang bisa saya bagi?” ujar Fahmi, Asisten Laboratoriun Komputer Universitas Pamulang yang sedang menuntut pendidikan S2.
Baca juga: Jurusan Manajemen: Pengertian Ilmu Manajemen dan Daftar Universitas
3. Ikhlas
“Kamu akan sulit menjalankan dua-duanya bahkan salah satunya, jika kamu tidak ikhlas. Anggap semuanya bukan beban melainkan hal yang menyenangkan,” ungkap Fahmi.
Berat memang membagi waktu antara kerja dan kuliah. Saat ada tugas kuliah dan kantor dalam satu waktu. Pada saat itu pula kita harus profesional dalam menangani keduanya. Tanamkan pola pikir bahwa, masalah ini tidak terjadi setiap hari dan saya pasti bisa melalui. Ikhlas karena semua ada masa dan jalannya. Kita hanya bisa mengikuti alur yang ada.
4. Berani Tanggung Jawab
Mengenai tentang apa yang sudah kita pilih, kita harus bisa bertanggung jawab dengan pilihan tersebut. Mungkin akan terlintas malas atau penat. Tapi itu bukan alasan untuk menyerahkan impian kita. Apa yang sudah kita mulai, harus bisa kita selesaikan.
“Nikmati prosesnya. Walau tidak munafik mengeluh itu sifat dasar manusia, namun harus tetap dijalankan. Siap mental. Siap capek. Siap tidur sedikit. Siap dapat tekanan. Siap ikhlas. Sama tujuan yang harus diperbaiki. Lebih ke Tuhan bukan materi,” ungkap Fahmi lagi saat diwawancarai pada hari Senin, 29 Januari 2018 kemarin.
Comments
Post a Comment